THE BANDWAGON EFFECT (Efek ikut--ikutan)
THE BANDWAGON EFFECT
Efek bandwagon (efek ikut-ikutan) adalah efek eksternalitas jaringan positif di mana seorang konsumen ingin memiliki suatu barang karena seseorang atau sekelompok orang yang lain juga memiliki barang tersebut. Efek ikut-ikutan sering timbul pada mainan anak-anak atau pada mode pakaian. Wikipedia
Menurut Cambridge English Dictionary,kata “Bandwagon” memiliki definisi: an activity, group, etc., that has become successful or fashionable and so attracts many new people. Sehingga, kata bandwagon dapat diterjemahkan menjadi “trend”
Sedangkan menurut Merriam Webster, kata “Bandwagoner” memiliki definisi: a person who takes part in or becomes enthusiastic about something only when it is popular or fashionable. Karena itu, kata bandwagoner dapat diterjemahkan menjadi “orang yang mengikuti trend”
Berikut ini referensi-referensinya:
'Bandwagon effect' yaitu kondisi di mana orang-orang cenderung mengikuti perilaku, gaya, bahkan cara berbicara orang lain hanya karena semua orang melakukan itu.
Psikolog menyatakan bahwa efek bandwagon ini merupakan bagian dari bias kognitif yang dialami banyak orang secara bersamaan. Bias kognitif ini merupakan pemikiran dipengaruhi karena sesuatu tersebut dilakukan oleh orang banyak.
Contohnya dari efek bandwagon adalah dalam tren musik, fashion, sosial media, dan diet. Misalnya dalam gaya berbusana, banyak orang yang menggunakan style yang sama dalam satu waktu. Musik juga begitu, semakin banyak orang yang mendengar musik tertentu, maka musik tersebut menjadi tren. Angka pengguna sosial media juga semakin tinggi setiap harinya, bahkan sosial media baru yang terus berkembang juga semakin diminati.
Mengapa hal ini bisa terjadi? Penyebabnya adalah karena orang-orang dipengaruhi oleh tekanan dan norma yang dimiliki oleh segerombolan orang-orang itu. Ketika terlihat bahwa orang banyak melakukan hal itu bersamaan, menjadi sangat sulit bagi kita untuk tidak ikut-ikutan melakukannya.
Ada juga tren terkini yang sedang ramai peminatnya, yaitu bersepeda, mungkin dulu tidak terlalu banyak yang menjalankan aktivitas ini, tetapi sekarang ii hampir semua orang berbondong-bondong membeli sepeda, bahkan banyak juga yang tiba-tiba membuka toko sepeda baru di kota.
Tekanan ini bisa mempengaruhi banyak aspek dalam hidup manusia, khususnya dalam perilaku. Efek bandwagon ini juga sering terjadi karena kita cenderung ingin menjadi sama seperti banyak orang. Sangatlah tidak nyaman jika tidak mengikuti tren yang sedang berlangsung.
Kecenderungan manusia adalah ingin diakui. Itulah sebabnya kita cenderung nyaman jika orang lain melihat dan mengakui kita dalam sebuah kelompok sosial. Istilahnya, kita merasa semakin diterima dengan menjadi sama dengan orang lain.
Takut dikucilkan juga bisa menjadi poin penyebab efek bandwagon ini. Orang-orang tentu tidak ingin menjadi aneh sendiri atau beda sendiri dalam sebuah kelompok sosial. Keinginan untuk memiliki dan dimiliki dalam sebuah hubungan sosial kemudian memaksa kita untuk menerima norma dan tindakan yang juga dilakukan oleh banyak orang.
Apakah fenomena ini bisa berbahaya? Bisa! Kalau akhirnya kita tidak lagi mempertimbangkan logika dan kebenaran sehingga hidup kita hanya ikut-ikutan semata. Misalnya kita dipengaruhi untuk melakukan sesuatu yang tidak benar. Tanpa prinsip, kita pasti terikut arus zaman. Beradaptasi dengan zaman memang penting, tapi untuk terikut tanpa prinsip yang tepat sangatlah tidak disarankan.
(Psychologytoday.com)
Efek bandwagon atau secara harfiah diartikan efek ikut-ikutan merujuk pada (bandwagon effect) adalah fenomena di mana tindakan atau keyakinan individu dipengaruhi oleh popularitas besar-besaran dari tindakan atau keyakinan serupa di antara individu atau kelompok.
Efek ikutan adalah salah satu dari beberapa manifestasi hipotesis dari pengaruh impersonal, di mana efek pada sikap individu, keyakinan, atau perilaku yang berasal dari kesan orang-orang ini tentang sikap, kepercayaan, atau perilaku kolektif orang lain yang anonim di luar lingkungan kontak pribadi mereka.
Efek ikutan cenderung terjadi ketika individu atau organisasi percaya bahwa adalah kepentingan terbaik mereka untuk mengambil tindakan atau mengadopsi pandangan tentang apa yang menjadi populer. Ini menyiratkan bahwa kesuksesan melahirkan kesuksesan lebih lanjut, dan alternatif yang tampaknya menikmati dukungan populer luas kemungkinan akan mendapatkan dukungan yang lebih kuat.
https://cerdasco.com/efek-bandwagon/
Komentar
Posting Komentar